Disebut Kadrun oleh Netizen, Tsamara Bawa ke Polri

Himatul Awaliyah Putri   25 Apr 2022 | 10:17
Sajian / Politik / Disebut Kadrun oleh Netizen, Tsamara Bawa ke Polri
...
Sumber gambar: YouTube/Tsamara Amany

Mantan politikus, Tsamara Amany disebut kadrun oleh salah satu warganet setelah memutuskan keluar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Melalui akun twitter-nya (@TsamaraDKI), ia mengunggah sebuah tangkapan layar berisi komentar netizen yang menuduhnya sebagai kadrun yang akhirnya kembali ke habitatnya.

Dalam tangkapan layar tersebut, akun instagram @xeriaz_marhaenisi menyebut bahwa Tsamara keluar dari PSI karena ia keturunan Arab sehingga tidak menyukai hal-hal yang berbau nasionalis.

“Dia kan genetikanya ada bau-bau gurun pasir, jadi tidak betah dengan hal-hal berbau nasionalis, jadi kembali ke habitat aslinya yaitu kadrun”, tulis akun @xeriaz_marhaenisi.

Tak terima disebut 'kadrun', Tsamara melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tsamara Amany meminta kepada Polri untuk menindak pemilik akun instagram xeriaz_marhaenisi yang disebutnya diduga menebarkan ujaran kebencian mengandung unsur suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

"Halo tolong @DivHumas_Polri. Ini keterlaluan. Bukan nasionalisme. Jelas fasisme," tulis Tsamara melalui akun Twitter @TsamaraDKI, dikutip Sabtu (23/4).

Suami Tsamara, Ismail Fajrie juga tak terima dengan tuduhan warganet. Menurut dia, cuitan akun itu merupakan pernyataan rasialisme. Bahkan, suami Tsamara menilai warganet itu sebagai seorang fasis. Ia juga mengutip cutian yang sama dengan Tsamara melalui akun Twitter @ifalatas. 

"Hal terbaru dalam rentetan ujaran kebencian rasis yang ditujukan kepada @TsamaraDKI dan saya (alias suaminya juga berotak licik) dari seorang fasis yang katanya nasionalis," tulis Ismail.

Polri merespons Tsamara yang meminta tolong kepada polisi karena disebut kadrun. Polri mengatakan pihaknya akan mengecek dan mendalami cuitan itu terlebih dahulu. "Yang pasti bakal dicek, diperdalam," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko saat dimintai konfirmasi, Jumat (22/4).

Sebelumnya, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid ikut merespons Tsamara. Keduanya curhat pernah diperlakukan hal yang sama oleh netizen. 

Melalui akun resmi Twitter pribadi Susi (@susipudjiastuti) dan Alissa (@AlissaWahid), Susi menyebut sempat dijuluki sebagai lobster gurun dan kadrun PKI. Sementara Alissa mengatakan pernah disebut cebong, kampret hingga buzzeRp. 



Bagikan:  
Komentar
0 Komentar