Keindahan Alun-Alun Kota Solo Terhalang Persoalan Kebersihan

Nasirudin Al Mustofa   14 May 2022 | 14:37
Trivia / Keindahan Alun-Alun Kota Solo Terhalang Persoalan Kebersihan
...
Sumber gambar: Nasirudin Al Mustofa

Seperti halnya di Yogyakarta, kota Solo juga memiliki sebuah keraton besar yang bernama keraton kasunanan Surakarta. Kedua keraton ini merupakan keturunan kerajaan Mataram Islam yang paling terakhir. Keduanya juga memiliki kesamaan, adanya alun-alun kidul (selatan) di setiap keraton.

Alun-alun kidul ini dulunya merupakan tempat berlatih perang para prajurit kerajaan dan tempat pertemuan antara raja dan masyarakat. Uniknya, di Alun-alun kota Solo terdapat dua gerbong kereta yang dulunya digunakan untuk membawa jenazah raja kasunanan Surakarta ke tempat pemakaman para raja di Imogiri, Bantul. 

Selain itu, alun-alun kota Solo juga memiliki kerbau yang dikeramatkan masyarakat dengan nama kebo Bule. Biasanya masyarakat kota Solo akan berbondong-bondong menyaksikan kirab kebo Bule ini pada malam 1 Suro. Akan tetapi, bagi pengunjung yang ingin melihat lebih dekat kebo Bule justru dapat mendatangi alun-alun kidul kota Solo ini. Selain melihat, pengunjung juga dapat memberi makan dengan membeli kangkung di sekitar lokasi seharga Rp2.500.

Menurut pengamatan penulis, alun-alun kidul di kota Solo ini justru lebih ramai daripada alun-alun di Yogyakarta. Banyak pedagang kaki lima yang berjejer di sepanjang jalan mengitari alun-alun ini. Di tengah alun-alun juga tedapat wahana permainan yang membuat anak-anak sangat senang berada di tempat ini. Saat sore dan malam hari tempat ini menjadi tujuan utama para remaja dan keluarga di kota Solo yang ingin bersantai dan menikmati waktu berama. 

Dibalik itu, terdapat beberapa kekurangan yang harusnya segera di atasi oleh pihak pengelola alun-alun kidul kota Solo ini. Seperti kurangnya informasi untuk lokasi toilet umum, sehingga terdapat salah satu titik di alun-alun kidul kota Solo ini yang memiliki bau pesing karena kerap digunakan pengunjung untuk buang air kecil sembarangan. 

Persoalan lain yang terlihat adalah banyaknya sampah yang berserakan di sekitar alun-alun. Terlebih belum adanya tempat sampah di sekitar alun-alun membuat pengujung cukup kebingungan menempatkan sampahnya. Kurangnya kantong parkir juga cukup menjadi permasalahan di tempat ini, apalagi saat hari libur kerap terjadi kemacetan di tempat ini.

Tentunya masyarakat berharap agar pihak pengelola alun-alun kidul kota Solo dapat memberikan solusi yang cukup signifikan. Sehingga masyarakat yang datang akan merasa nyaman dan bangga terhadap salah satu pariwisata dan peninggalan kerajaan keraton kasunanan Surakarta ini.



Bagikan:  
Komentar
0 Komentar